DEMO atau unjuk rasa sebenarnya merupakan hal yang wajar-wajar saja bagi sebuah negara demokrasi. Namun, demo menjadi tidak menarik manakali menjadi anarki. Diwarnai kericuhan, bentrik dan perusakan-perusakan yang tidak membawa makna apa-apa. Sebaliknya, demo yang damai akan menimbulkan rasa simpati dari berbagai pihak.
Ada dua macam demo.
1.Demo yang efektif
2.Demo yang tidak efektif
add.1.Demo yang efektif
Yaitu demo yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
a-Tertib. Jika perlu berseragam
b-Membawa identitas yang jelas. Bisa berupa bendera dan semacamnya
c-Tulisan spanduk besar dan singkat. Menggunakan huruf jenis Arail Bold dan dicetak. Semua spanduk isinya sama
d-Tulisan di pamflet besar dan singkat. Menggunakan huruf jenis Arial Bold dan dicetak. Semua pamflet isinya sama.
e-Tidak provokatif.Tidak melawan petugas.Tidak membakar ban bekas.Tidak melakukan perusakan-perusakan.Tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. Aspirasi disampaikan menggunakan kata-kata yang sopan.
Efek psikologis:
-Menimbulkan rasa simpati dari berbagai pihak
-Aspirasi dipahami dan dimengerti semua pihak
-Memberi kesan koordinator demonya orang yang cerdas dan mengerti organisasi
add.1.Demo yang tidak efektif
Yaitu demo yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
a-Tidak tertib walaupun berseragam jaket dan sejenisnya
b-Tidak membawa identitas yang jelas.
c-Tulisan spanduk besar-kecil dan panjang (seperti cerpen). Menggunakan huruf macam-macam. Semua spanduk isinya berbeda-beda dan bertele-tele
d-Tulisan di pamflet besar-kecil dan bertele-tele. Menggunakan huruf macam-macam dan tidak dicetak. Semua pamflet isinya bermacam-macam dan amburadul.
e-Provokatif.Cenderung melawan petugas.Membakar ban bekas.Melakukan perusakan-perusakan.Mengganggu kelancaran lalu lintas. Aspirasi disampaikan menggunakan kata-kata yang tidak sopan.
Efek psikologis:
-Menimbulkan rasa antipati dari berbagai pihak
-Aspirasi tidak dipahami dan tidak dimengerti semua pihak
-Memberi kesan koordinator demonya orang yang tidak cerdas dan tidak mengerti organisasi
Hariyanto Imadha
Facebooker/Blogger













