Oleh: feusakti | November 2, 2011

EKONOMI: Ekonom Sontoloyo dan Fatamorgana Ekonomi

EKONOM Sontolyo yaitu ekonom yang mendewa-dewakan teori-teori kesuksesan ekonomi tanpa mengaitkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan ekonomi. Mereka mendewa-dewakan angka statistik sebagai simbol kesuksesan ekonomi.

Tanpa menyadari bahwa apa yang mereka katakan merupakan teori-teori ekonomi Barat yang tidak sesuai dengan kondisi Indonesia. Tidak sesuai dengan Filsafat Ekonomi masa kini. Akibatnya, pendapat-pendapat mereka mengecoh dan bahkan menyesatkan masyarakat karena angka-angka tersebut tidak ada efek positif yang signifikan terhadap kemandirian ekonomi.

Yang dibanggakan para ekonom Sontoloyo:

-pertumbuhan ekonomi tinggi

-cadangan devisa tinggi

-kurs rupiah stabil

-income per capita tinggi

-inflasi rendah

-angka kemiskinan turun (versi BPS)

-rasio utang terhadap GDP rendah,

-dll.

Kenyataannya:

-impor garam

-impor kedelai

-impor ikan

-impo lada

-impor cokelat

-impor daging sapi

-impor gula

-impo  sayur mayur

-impor buah-buahan

-impor BBM

-impor lain-lain

Kenyataan lain

70% sumber daya alam dikuasai kapitalis asing

70% perbankan dikuasai kapitalis asing

70% jasa telekomunikasi dikuasai kapitalis asing

70% gedung-gedung tinggi dikuasai kapitalis asing

70% perekonomian dikuasai asing

Banyak undang-undang dibuat atas dasar dan demi kepentingan kapitalis asing

Dll

Terjebak utang semakin banyak

Denganbangganya para ekonom Sontoloyo utang Indonesia aman sebab rasio utang dan GDP masih bisa ditoleransi.

Tapi kalau ditanya, tahun berapa Indonesia bebas utang 100%, para ekonom Sontoloyo cuma “pelenga-plengo” seperti “bedhes ditulup”.

Tak berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat

Tidak ada pengaruhnya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat

Terbukti bahwa angka-angka ekonomi yang dibanggakan para ekonom Sontoloyo tersebut tidak punya dampak menaikkan kesejahteraan rakyat secara signifikan. Bahkan masyarakat yang miskin tetap miskin dan tambah miskin.

Masih negatif

-Biaya pendidikan mahal

-Biaya kesehatan mahal

-Ranking Indeks Kualitas Manusia (IKM) atau Human Development Index (HDI) merosot dari peringkat ke 108 menjadi peringkat 124 dari 188 negara yang disurvei

-Gizi buruk masih banyak

-Angka buta huruf masih tinggi

-Gaji TNI/TNI/Polri dan upah buruh masih rendah

-Angka kemiskinan lebih dari 100 juta orang (kalau menggunakan kriteria kemiskinan internasional atau PBB)

-Pengangguran masih tinggi

-Pemberantasan korupsi tidak ada kemajuan, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) selama bertahun-tahun tetap bertengger pada angka 2.8

-Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (LP) masih belum manusiawi

-Dll

 

Negara yang tak punya kedaulatan ekonomi

Akibat cara pandang ekonom-ekonom Sontoloyo yang pro kapitalis, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang terpuruk. Kaya sumber daya alam tak tak menikmatinya secara optimal.

Dengan demikian, Indonesia tak memiliki kedaulatan ekonomi. Tak mampu mandiri pangan. Tak mandiri dalam segala bidang.

Fatamorgana ekonomi

Angka-angka statistik ekonomi yang dibanggakan pemerintahan SBY sejatinya merupakan “fatamorgana ekonomi” yang sangat menyesatkan masyarakat. Sangat mengecoh masyarakat. Sebab tak ada dampak positifnya terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian bangsa.

Keterpurukan bangsa Indonesia akibat kebijakan-kebijakan ekonom Sontoloyo pemerintah yang “budheg kupinge, picek matane”. Tak mampu melihat realita ekonomi, terutama di desa, daerah terpencil dan daerah perbatasan dengan negara lain.

Ekonom Sontoloyo: Kupinge budheg! Matane picek!

Sumber gambar: netsains.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger


Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: