Oleh: feusakti | November 15, 2013

MANAJEMEN: Menyoal Sterilisasi Lajur Busway

FACEBOOK-ManajemenMenyoalSterilisasiLajurBusway-ntmc-korlantaspolri.BSCom

DINAMAKAN busway karena lajur tersebut diperuntukkan khusus bus TransJakarta atau transportasi umum lainnya yang dimungkinkan. Namun, lajur tersebut seringkali dimanfaatkan oleh kendaraan-kendaraan lain yang bukan bus, antara lain motor dan mobil pribadi. Hal demikian jelas melanggar hukum dan bisa dikenakan denda atau tilang.

Kenapa masyarakat melanggar lajur busway?

Antara lain karena lajur reguler macet parah yang menyebabkan sebagian masyarakat masuk ke lajur busway. Kenapa bisa masuk lajur tersebut? Karena separatornya terlalu rendah, tidak ada palang portal dan tidak adanya petugas yang berjaga.

Sistem untuk melakukan sterilisasi lajur busway

Ada tiga subsistem untuk mensterilkan lajur khusus bus tersebut.

1.Meninggikan separator

2.Memasang palang portal

3.Tilang

Ad.1.Meninggikan separator

Sudah pernah saya mengusulkannya. Sebagian separator sudah ditinggikan sekitar 50 cm. Sebaiknya dilakukan di ruas-ruas jalan yang kepadatan lalu lintasnya diambang batas. Dengan adanya separator setinggi itu maka tidak mungkin motor atau mobil beralih dari lajur regular ke lajur busway.

Ad.2.Memasang palang portal

Bisa palang portal manual ataupun otomatis. Sebaiknya yang otomatis di mana letak tombolnya cukup tnggi dan hanya dapat dijangkau pengemudi bus TransJakarta.

Ada tiga cara pemasangan portal

Pertama: Tinggi palang portal sekitar 50 cm dari jalan sehingga motor tidak dapat menerobos di bawahnya maupun di atasnya. Caranya yaitu menanam tiang penjangganya lebih dalam ke tanah. Atau:

Kedua: Di bawah palang portal dibangun polisi tidur yang cukup tinggi dan landai yang hanya dapat dilewati bus tetapi tidak dapat dilewati mobil (karena lantai mobil lebih rendah daripada lantai bus) dan harus dibuat sedemikian rupa sehingga motor tidak dapat lewat di bawah portal tersebut.

Ketiga: Membuat palang portal yang ada rumbai-rumbai di bawahnya. Rumbai-rumbai terbuat dari besi. Ketika palang portal dalam posisi menutup maka rumbai-rumbai tersebut akan menutup bagian bawahnya sehingga tidak bias dilewati motor dan ketika palang portal dibuka maka rumbai-rumbai itu akan melipat secara otomatis.

Ad.3.Tilang

Penegakan hukum juga penting untuk mendisiplinkan masyarakat agar jera dan tidak menyerobot lajur busway lagi. Ada baiknya di tiap halte ada petugas yang siap melakukan tilang. Tak ada salahnya di halte juga dipasang CCTV untuk mengawasi tingkah laku para petugas agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya denda damai.

Usaha-usaha lainnya

Tentu sterilisasi lajur busway harus didukung faktor-faktor pendukung. Antara lain menambah jumlah bus TransJakarta hingga secara kuantitas dan kualitas cukup memadai. Mengurangi jumlah persimpangan jalan dan lajur putar balik atau putar arah. Menyediakan tempat parkir resmi yang memadai yang mudah dilihat dan dilengkapi tulisan “Parkir Resmi” dan petugasnya menggunakan seragam petugas parkir.

Sterilisasi lajur busway akan efektif jikaketiga subsistem tersebut dijalankan, Yaitu, meninggikan separator, memasang palang portal yang tidak memungkinkan dilewati motor dan mobil dan tilang sebagai penegakan hukum yang berfungsi memberikan efek jera.

Sumber foto: ntmc-korlantaspolri.blogspot.com

Hariyanto Imadha

Pengamat perilaku

Sejak 1973


Kategori